Pendampingan Belajar Anak Melalui Program “Ujar Dacil” Dengan Environmental-Based Learning
DOI:
https://doi.org/10.64008/50j9fw58Keywords:
pendampingan belajar, ujar dacil, environmental-based learning, daerah terpencilAbstract
Pendampingan belajar anak melalui program Unipdu Mengajar di Daerah Terpencil (Ujar Dacil) di Dusun Mungut bertujuan untuk meningkatkan minat belajar, keterampilan akademik, dan karakter anak-anak dengan memanfaatkan pendekatan environmental-based learning. Pendampingan ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu November 2024 s/d Januari 2025, dengan diikuti 32 responden. Program ini dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui eksplorasi lingkungan sekitar sebagai sumber utama pembelajaran. Pendekatan ini diambil karena lingkungan memiliki potensi besar sebagai media belajar yang interaktif dan dapat membantu anak-anak memahami konsep-konsep abstrak secara nyata. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pendampingan ini yaitu ABCD (Assets Based Community Development). Metode ABCD adalah konsep pengembangan masyarakat yang didasarkan pada aset lokal yang terdapat di Dusun Munggut. Metode ini diaktualisasikan melalui eksplorasi lingkungan, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan kegiatan kreatif berbasis alam. Anak-anak diajak mengenali elemen lingkungan, seperti tumbuhan dan ekosistem lokal, serta memanfaatkannya dalam aktivitas belajar. Selain itu, program ini juga melibatkan masyarakat lokal, termasuk tokoh masyarakat, guru TPQ, dan pengurus karang taruna, untuk menciptakan suasana belajar yang kolaboratif. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan minat belajar anak-anak, membangun kreativitas, serta menanamkan nilai-nilai karakter, seperti kerja sama, tanggung jawab, dan cinta lingkungan. Anak-anak menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan, memahami konsep pembelajaran dengan lebih baik, serta menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kesimpulannya, program ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kualitas belajar anak-anak di Dusun Mungut melalui pendekatan berbasis lingkungan. Program ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan membangun kolaborasi antara berbagai pihak. Pendekatan environmental-based learning dapat dijadikan model pembelajaran di daerah terpencil lainnya untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
References
Akmalia, H. A., Indraswati, D., & Polonia, B. S. E. (2021). Pendampingan pembelajaran daerah terpencil di SD negeri 1 tumbang kuling kotawaringin timur Kalimantan Tengah. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(2), 243-252. https://doi.org/10.29407/ja.v5i2.15267.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: an approach to medical education. Springer Publishing.
Darmayanti, N. W., Sueca, I. N., Utami, L. S., & Sari, N. (2020). Pendampingan bimbingan belajar di rumah bagi siswa sd dusun buruan tampaksiring untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3(2), 207.
Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.
Dewi, M. K. (2021). Peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 37-51. https://doi.org/10.33367/piaud.v1i1.1564.
Green, G. P., & Haines, A. (2015). Asset building & community development. SAGE Publication.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Kurniyah, K., Sugiharto, D. Y. P., & Kustiono, K. (2019). Environment-based learning as a learning source for childhood education program. Journal of Primary Education, 8(9), 342-350. https://doi.org/10.15294/jpe.v10i3.35359.
Miftah, M., & Syamsurijal, S. (2023). Strategi pemanfaatan lingkungan pendidikan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(01), 72-83. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2251.
Mukaromah, L. (2020). Pembelajaran berbasis alam dalam membentuk karakter anak usia dini (studi analisis di TK Jogja green school). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 85-95. https://doi.org/10.53515/CJI.2020.1.2.85-95.
Rasmuin, Amirullah M., , Himmah F., , Aisy L.R., & Imaniyyah B. (2023). Kegiatan pendampingan belajar siswa sekolah dasar di rumah KKM Dusun Sumberkunci Desa Babadan Kabupaten Malang. Society: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 11-17. https:/ /doi.org/10.37802/society. v4i1.317.
Stevenson, R. B. (2007). Schooling and environmental education: Contradictions in purpose and practice. Environmental education research, 13(2), 139-153. https://doi.org/10.1080/13504620701295726.
Supriatin, A., & Listi, S. T. K. (2022). Permainan edukatif berbasis field trip dalam menanamkan pengetahuan lingkungan di kelurahan habaring hurung. Jurnal Graha Pengabdian, 4(4), 304-312.
Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education in the 1990s. Environmental education research, 1(2), 195-212. https://doi.org/10.1080/1350462950010206.
Yuhenita, N. N., Majid, Y. M. R., Murat, A. R. A., Muliyani, R., Alfahmi, R. A., & Abdillah, M. Z. (2021). Pendampingan dalam menghadapi pembelajaran di masa pandemi bagi warga dusun macanan. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 215-219. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.3711.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Dedikasi Pengabdian Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


